Langsung ke konten utama

Resensi Buku “Paningset, Srah-srahan dan Midodareni”


Identitas Buku
Judul Buku    : Paningset, Srah-srahan dan Midodareni
Penulis           : Suwarna Pringgadigda
Penerbit         : Adicita Karya Nusa
Tahun Terbit  : 2003
                           
Sinopsis Buku

              Pepatah Jawa mengatakan bahwa setiap daerah memiliki adat istiadat yang berbeda-beda, seperti halnya pada pernikahan. Sebelum puncak acara pernikahan, ada berbagai macam proses yang harus dilakukan. Prosesi-prosesi tersebut antara lain paningset, srah-srahan dan midodareni. Paningset bertujuan untuk mengikat calon mempelai wanita, lalu srah-srahan bertujuan agar calon mempelai dapat nyantri, yait belajar ilmu agama dan mendapatkan berbagai wejangan, agar menjadi suami yang baik. Untuk midodareni sendiri, dilakukan pada persiapan terakhir sebagai upacara yang bertujuan agar calon mempelai wanita terlihat cantik dan manglingi, yaitu membuat kaget dan kagum seperti bidadari pada saat bersanding di pelaminan.

Kelebihan Buku

              Penyusunan buku ini didasarkan pada pengalaman pribadi penulis dan dipadukan dengan teori, membuat buku ini sangat praktis dan aktual tanpa meninggalkanpakem yang berlaku. Selain itu, buku ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami serta dilengkapi pula dengan adanya gambar yang dapat memperjelasi si pembaca. Buku ini dapat menjadi sarana bagi MC, para perias, pengelola paket pernikahan, panitia, serta orang yang ingin menikah menggunakan adat Jawa.

Kekurangan Buku

             Kekurangan buku ini terletak pada cover-nya, dan kertas untuk konsep buku ini kurang menarik. Hal ini dikarenakan buku ini telah lama dicetak. Selain itu ada beberapa kata yang ditulis dengan bahasa Jawa tanpa adanya pengartian setelah kata tersebut.

Komentar